Image default
Bisnis

Memahami Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Sebagaimana diketahui, pilar dasar akuntansi dibagi menjadi dua, yaitu akuntansi manajemen dan juga akuntansi keuangan. Keduanya memang sangat berkaitan satu sama lain. Namun, faktanya, terdapat perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan. Apa saja bedanya?

Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai pengertian akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan, serta perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan. Agar lebih jelas, simak ulasan berikut ini.

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Pengertian Akuntansi Manajemen

Akuntansi manajemen merupakan proses identifikasi, pengukuran, analisis, akumulasi, penyusunan, interpretasi dan juga komunikasi informasi yang dipakai manajemen dalam merencanakan, mengevaluasi, dan juga pengendalian suatu entitas dan juga untuk memastikan sesuai serta akuntabilitas penggunaan sumber daya tersebut.

Akuntansi manajemen atau akuntansi manajerial, bertugas dalam memberi laporan yang dapat digunakan oleh manajer ataupun direktur dalam membuat keputusan tentang operasional perusahaan. Proses Akuntansi manajemen akan mengidentifikasi masalah operasional yang terjadi serta mencari solusi agar meningkatkan keuntungan yang bisa dilakukan di masa depan.

Baca Juga: Pengertian Marketing Manajemen, Fungsi dan Tujuannya

Ada beberapa pihak yang membutuhkan akuntansi manajemen ini, yaitu:

  • Manajer keuangan; akuntansi manajemen dibutuhkan untuk memperoleh informasi perusahaan terkait modal kerja, beban biaya, tingkat pengembalian investasi, tingkat pengembalian modal dan juga beragam informasi lain untuk keputusan pengelolaan keuangan perusahaan.
  • Manajer produksi; akuntansi manajemen dibutuhkan tentang rincian biaya harga pokok produksi, yaitu total biaya produksi, biaya per unik produk, beban tenaga kerja dan juga biaya overhead lain yang langsung berkaitan dengan proses produksi.
  • Manajer pemasaran; dibutuhkan informasi tentang komponen biaya terkait dalam penetapan harga jual produk, penentuan sistem penjualan baik kredit ataupun tunai, beban komisi penjualan, marketing fee, dan informasi diskon untu produk tertentu dalam peningkatan penjualan.

Akuntansi Manajemen

Pengertian Akuntansi Keuangan

Sedangkan akuntansi keuangan berfungsi untuk menyajikan kondisi keuangan perusahaan pada para orang berkepentingan di luar perusahaan. Hal tersebut akan memungkinkan pihak-pihak luar yang berkepentingan seperti dewan direksi, pemegang saham, calon investor, kreditur, ataupun lembaga keuangan dalam melihat kinerja perusahaan selama periode tertentu berdasar analisis laporan keuangan dari masa lalu.

Tugas akuntansi keuangan ini umumnya fokus pada pencatatan laporan keuangan untuk diberikan pada pihak luar yang berkepentingan, sehingga pekerjaan ini pun wajib dipublikasikan serta diaudit oleh auditor resmi sebagai pihak independen. Bentuk laporan ini bisa dalam laporan neraca, rugi laba, perubahan modal ataupun arus kas. Dan seluruhnya berhubungan dengan profitabilitas dan juga kredibilitas perusahaan, supplier ataupun pemerintah.

Adapun pengguna laporan akuntansi keuangan bukan hanya meliputi pihak perusahaan saja, namun pihak lain yang jadi pengguna laporan akuntansi keuangan tersebut. Beberapa pengguna laporan akuntansi keuangan yaitu:

  • Investor atau pemegang saham; mereka butuh informasi untuk menentukan apakah investasi layak dilakukan atau tidak. Karena penanaman modal adalah hal yang terbilang berisiko, maka investor butuh informasi yang memungkinkan mereka bisa mneilai kemampuan perusahaan dalam membayar dividen.
  • Pemberi pinjaman; laporan akuntansi keuangan dapat dipakai oleh para pemberi pinjaman dalam memutuskan apakah pinjaman dan bunga yang ada bisa dibayarkan saat jatuh tempo.
  • Karyawan; karyawan butuh informasi tentang stabilitas dan juga profitabilitas perusahaan. Ini berkaitan dengan cara karyawan menilai kemampuan perusahaan dalam memberikan balasan jasa ataupun kesempatan kerja.
  • Pemasok dan kreditur usaha lain; laporan keuangan akan digunakan untuk memperoleh informasi untuk memutuskan apakah jumlah yang terutang dapat terbayar ketika jatuh tempo.
  • Pelanggan; pelanggan atau pihak yang berkepentingan yang juga terlibat dalam perjanjian jangka panjang ataupun perusahaan.
  • Pemerintah; informasi dibutuhkan untuk mengatur aktivitas perusahaan, penetapan kebijakan pajak dan juga dasar penyusunan statistik pendapatan nasional dan lainnya.
  • Masyarakat; melalui laporan akuntansi keuangan perusahaan, masyarakat akan terbantu dalam melihat tren atau kecenderungan serta perkembangan terakhir dari perusahaan dan juga setiap rangkaian aktivitasnya.

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Ada beberapa perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan bila dilihat dari beberapa aspek. Berikut ini penjelasannya:

1. Perbedaan berdasarkan tujuan

Berdasarkan tujuannya, kedua akuntansi ini punya perbedaan yang signifikan. Ini karena, akuntansi manajemen punya tujuan untuk membantu pihak internal perusahaan dalam membuat keputusan bisnis. Karena akuntansi manajemen berisikan informasi terkini dan juga akan datang dari perusahaan, seperti evaluasi kinerja, soal penganggaran, optimalisasi operasional dan lainnya.

Sedangkan akuntansi keuangan, meskipun memiliki kegunaan untuk internal juga, namun tujuannya lebih banyak berkaitan dengan memberi informasi pihak di luar perusahaan. Laporan akuntansi keuangan dibuat berkaitan kinerja bisnis serta kesehatan keuangan perusahaan.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, akuntansi manajemen dirancang untuk para manajemen perusahaan, dan akuntansi keuangan dirancang untuk para kreditur, investor ataupun regulator industri.

Baca Juga: 10 Motivasi Bisnis Untuk Diterapkan Dalam Kehidupan

2. Perbedaan berdasar pengguna laporannya

Perbedaan selanjutnya adalah dalam hal pengguna laporan keuangan dari dua jenis akuntansi ini. Akuntansi keuangan digunakan untuk menyajikan informasi berkaitan keuangan perusahaan untuk pihak di luar perusahaan dan tidak dipakai untuk mengambil keputusan mengenai perusahaan. Seperti pemegang saham, pemerintah, kreditur dan juga analis keuangan.

Dan akuntansi manajemen dipakai untuk memberikan infromasi terkait keuangan untuk keperluan pihak manajemen atau pihak internal dari perusahaan. Informasi tersebut akan digunakan untuk bahan evaluasi dan juga sarana dalam pengambilan keputusan perusahaan. Seperti manajer, eksekutif, sales, supervisor ataupun karyawan administrasi.

3. Perbedaan berdasar ruang lingkup penggunaan laporan keuangan

Perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan lainnya yaitu dari ruang lingkup penggunaan laporannya. Laporan akuntansi keuangan tersebut menyajikan beragam informasi keuangan tentang keseluruhan perusahaan seperti neraca keuangan, laporan tentang laba rugi dan lainnya.

Sedangkan laporan akuntansi manajemen akan memberi infromasi yang tujuannya untuk melaporkan hanya kepada suatu bagian di dalam perusahaan seperti pemasaran, bagian produksi, ataupun bagian lainnya.

4. Perbedaan berdasar rentang waktu

Dalam akuntansi keuangan menghasilkan laporan yang bisa dibilang kurang fleksibel dan hanya dapat mencakup rentang waktu tertentu, seperti untuk periode satu tahun saja, setengah tahun saja ataupun bulanan.

Akuntansi manajemen sendiri malah punya rentang waktu yang lebih fleksibel, seperti harian ataupun malah mingguan.

5. Perbedaan berdasarkan fokus informasi

Fokus dari akuntansi keuangan lebih kepada informasi masa lalu dengan memberi gambaran tentang pertanggungjawaban manajemen perusahaan mengenai pengelolaan dana perusahaan. Dan akuntansi manajemen punya fokus ke masa yang akan datang.

6. Perbedaan berdasarkan tipe informasi

Tipe informasi dari akuntansi keuangan hanya mengukur tentang keuangan saja dan punya pedoman pada Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku.

Kalau akuntansi manajemen mengukur keuangan, operasional dan pengukuran fisik terkait proses, supplier, kompetitor, teknologi dan pelanggan. Laporannya pun tidak punya batasan kepada prinsip akuntansi. Selagi prinsip yang dipakai akan memberi manfaat untuk manajemen, seperti dalam pengukuran ataupun perhitungan, maka wajar untuk diterapkan.

7. Perbedaan berdasarkan sifat informasi

Akuntansi keuangan punya sifat informasi yang butuh tingkat ketepatan tinggi, objektif, dapat diuji kebenarannya dan juga akurat. Pihak manajemen akan menggunakan jasa pihak ketiga yang independent untuk memastikan hal tersebut.

Sedangkan sifat informasi dari akuntansi manajemen harus bisa membantu manajemen untuk mengambil keputusan, seperti keputusan perencanaa, pengorganisasian, pengarahan ataupun pengendalian. Karena itu, akuntansi keuangan tidak hanya mengandalkan satu disiplin ilmu akuntansi saja, tapi juga disiplin ilmu lain seperti ilmu manajemen. Hasil laporannya pun bersifat tertutup dan juga tidak dipublikasikan pada pihak di luar perusahaan.

Baca Juga: Pengertian Cross Selling dan Up Selling, Contoh dan Perbedaannya

Itu dia beberapa hal tentang akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen, seperti pengertian dan juga perbedaan akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan. Dalam bisnis, kedua akuntansi ini tentunya harus dipahami dengan baik, agar bisa menjalankan prosesnya dalam perusahaan dengan baik.

Related posts

Pengertian Cross Selling dan Up Selling, Contoh dan Perbedaannya

Risma Mualifa

11 Tips dan Trik Memulai Bisnis Fashion

Cara Menerapkan Digital Marketing Untuk Bisnis dan Manfaatnya

Rostina Alimuddin