Image default
Profesi

Jenis Pengangguran di Indonesia, Kamu yang Mana?

Ayo! Coba sebutkan jenis pengangguran yang ada di tanah air saat ini? Segelintir orang mungkin masih belum sepenuhnya paham bahwa pengangguran juga memiliki beberapa jenis kategori.  Badan Pusat Statistik sendiri pernah mencatat bahwa jumlah angka pengangguran tanah air mencapai angka 6,26 % di bulan Februari di tahun 2021 silam.

Indonesia memang terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya yang melimpah. Sayangnya, sumber daya manusia di dalamnya masih belum kompeten dalam mengelola keseluruhan sumber daya alam tersebut. Maka tak heran jika jumlah pengangguran di tanah air masih cukup banyak.

Untuk mengetahui lebih jelas lagi tentang apa itu pengangguran dan jenis-jenisnya, maka silahkan menyimak ulasan selengkapnya lewat artikel berikut ini.

Pengertian Pengangguran

Pengertian dan Jenis Pengangguran di Indonesia

Sebelum menjawab pertanyaan “sebutkan jenis pengangguran yang ada di Indonesia!”, pertama-tama mari membahas pengertian pengangguran terlebih dahulu. Pengangguran sendiri dapat diartikan sebagai sekumpulan orang-orang yang berusia 15-64 tahun yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

Secara lebih spesifik, definisi pengangguran tidak hanya sebatas pada kalimat tidak sedang bekerja atau sedang mencari pekerjaan. Lebih dari itu, pengangguran bisa diartikan sebagai orang yang telah mendapatkan pekerjaan akan tetapi belum mulai bekerja atau orang yang benar-benar tidak memiliki pekerjaan karena merasa tidak mampu untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga: Pengertian Pemutusan Hubungan Kerja adalah Sebagai Berikut

Jika melihat secara lebih detail lagi, issue pengangguran di tanah air memang masih tetap menjadi perbincangan hangat dari hari ke hari. Kurangnya lapangan pekerjaan membuat banyak orang tak mampu mendapatkan pekerjaan yang layak. Terlebih lagi, jumlah penduduk Indonesia yang terbilang sangat besar. Terkadang beberapa pihak masih saling lempar tanggung jawab terhadap permasalahan pengangguran yang ada di tanah air.

Ketika pemerintah telah melakukan banyak program untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, di sisi lain, beberapa kalangan memang justru belum memenuhi skill yang mumpuni untuk bekerja. Begitu pula sebaliknya, ketika banyak orang di suatu wilayah memiliki skill yang bagus, pemerintah setempat malah tidak menyediakan lapangan pekerjaan yang layak untuk mereka.

Jenis-Jenis Pengganguran

Setelah mengetahui apa itu pengangguran, selanjutnya mari membahas jenis-jenis pengangguran yang ada di sekitar kita saat ini.

Pengangguran Friksional

Pengangguran friksional merupakan jenis pengangguran di mana munculnya kesenjangan antara tenaga kerja dan lapangan pekerjaan. Macam-macam kesenjangan yang dimaksud bisa berupa kesenjangan waktu, jarak hingga informasi.

Jenis pengangguran yang satu ini bisa diakibatkan oleh sulitnya mempertemukan tenaga kerja dan pemberi kerja. Pengangguran friksional juga sering disebut sebagai pengangguran normal karena pengangguran yang dimaksud bukannya tidak mampu mendapatkan pekerjaan melainkan sibuk mencari jenis pekerjaan yang dinilai lebih baik dari sebelumnya.

Pengangguran Struktural

Selanjutnya ada pula jenis pengangguran yang disebut dengan pengangguran struktural. Pengangguran yang satu ini muncul akibat terjadinya perubahan struktur ekonomi di tengah masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya persaingan usaha dari perusahaan-perusahaan kompetitor lainnya seingga membuat beberapa perusahaan terpaksa melakukan PHK besar-besaran untuk mengurangi anggaran perusahaan.

Dengan demikian, beberapa pekerja pun terpaksa harus menganggur alias tidak mendapatkan pekerjaan lagi. Fenomena seperti inilah yang disebut sebagai pengangguran struktural.

Pengangguran Musiman

Kemudian, ada pula yang disebut dengan pengangguran musiman. Pengangguran yang satu ini muncul karena diakibatkan oleh pergantian musim. Pengangguran musiman sering terjadi pada sektor pertanian. Seperti yang telah diketahui jika para petani bergantung pada musim tanam. Jika musim tanam belum berlangsung maka, para petani ini pun kembali menjadi pengangguran.

Pengangguran Konjungtur

Jenis pengangguran konjungtur juga disebut sebagai pengangguran siklis. Pengangguran siklis merupakan jenis pengangguran yang berkaitan dengan naik turunnya aktifitas perekonomian dalam suatu negara. Sebagai contoh, jika sebuah negara mengalami resesi maka pada umumnya banyak perusahaan akan memutuskan hubungan kerja kepada para karyawannya.

Kemunduran seperti ini akan berdampak pada daya beli masyarakatnya. Jika kegiatan ekonomi tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka perusahaan-perusahaan bisa kolaps dan merugi. Pada akhirnya, perusahaan pun terpaksa memberhentikan karyawannya.

Baca Juga: Peraturan Lembur Depnaker Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!

Nah, setelah membaca artikel di atas tentu kamu sudah mampu untuk sebutkan jenis pengangguran yang ada di Indonesia. Semoga informasi yang kami bagikan juga dapat menambah pengetahuan kamu tentang issue pengangguran. Jangan lupa untuk terus meningkatkan skill agar kamu mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif ini.

Related posts

Pengertian Pemutusan Hubungan Kerja adalah Sebagai Berikut

Risma Mualifa

Gaya Kepemimpinan Transformasional: Pengertian, Karakteristik, dan Tips-tipsnya

Berkenalan dengan Profesi Personal Assistant, Jenis, Tugas dan Skill yang Diperlukan