29 C
Jakarta
18 July, 2024
Antijobless
InsightManajemen & Pemasaran

Pentingnya Manajemen Industri Pangan Bagi Kelangsungan Bisnis

Emkay Frizz Happy Sour

Sudah sewajarnya manajemen industri pangan menjadi satu hal yang diprioritaskan, dalam seluruh elemen bisnis di sebuah negara. Hal ini pastinya karena makan merupakan kebutuhan primer bagi seluruh makhluk hidup. Oleh karena itu penting untuk mempelajari dan memberikan treatment yang baik.

Bahkan dengan mengaplikasikan kegiatan pengaturan pangan dengan baik, bisa membantu sebuah bisnis untuk berkembang. Sekalipun bisnis tersebut tidak menekuni bidang kuliner, namun SDM yang ditanggungnya tetap membutuhkan makan.

Lalu apa sih yang dimaksud dengan manajemen industri pangan? Apa peran dan manfaatnya sehingga mengharuskan kegiatan ini harus di prioritaskan? Lalu bagaimana cara penerapan yang benar? Simak artikel ini untuk tahu informasi lebih lanjut.

Baca Juga: Perseteruan Hubungan Industrial, Jenis dan Cara Penyelesaiannya

Mengenal Apa itu Manajemen Industri Pangan

apa itu management industry pangan
Source: Pexels.com

Pada dasarnya manajemen industri adalah sebuah kemampuan mengatur, mengondisikan, menata sebuah kebutuhan industri dengan berbagai faktor pertimbangan dan kondisi yang terjadi. Prinsipnya dalam melakukan perencanaan dan juga kontrol penuh pada bidang yang digeluti.

Sedangkan management industry pangan bisa Anda simpulkan sebagai kegiatan manajerial yang mengkhususkan pada bidang industry pangan. Cakupannya bisa sangat luas karena kegiatan ini mengatur seluruh kegiatan mulai dari pengadaan bahan, pengolahan, proses dan strategi penyimpanan, distribusi dan lain sebagainya.

Kegiatan ini memiliki peran dan fungsi penting bagi seluruh bidang industri, bahkan prinsip manajerial ini juga bisa Anda aplikasikan untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan treatment yang tepat sebuah keluarga, industri maupun negara akan lebih mudah bertahan ketika mengalami kondisi kritis.

Dalam prinsip kerja manajerial ini memiliki beberapa tingkatan secara umum. Mulai dari tingkat pertama atau sering disebut manajemen puncak, hingga tingkat ketiga sebagai manajemen paling bawah. Pada sebuah perusahaan tingkatan ini bisa Anda asumsikan sebagai CEO, Manajemen atau Admin, yang terakhir adalah seluruh staff.

Dengan membagi beban pengurusan menjadi tiga tingkatan, bisa Anda asumsikan kegiatan manajerial pangan akan lebih optimal. Contohnya adalah CEO sebuah industri pangan akan mengurus terkait kebijakan dalam perusahaan, sedangkan manajemen mengatur seluruh kebijakan untuk terealisasikan dengan benar.

Lalu yang paling penting adalah para staff di bagiannya masing-masing menjalankan tugasnya, baik dari segi distribusi bahan, pengolahan dan pemanfaatan pangan, hingga kebutuhan operasional lainnya. Mengatur sumber daya pangan pastinya mampu sebuah bisnis bertahan dalam keadaan ekstrim.

Baca Juga: Simak! 9 Jalan Keluar Menghadapi Masa Sulit atau Krisis Pada bisnis

Peran dan Manfaat Manajemen Industri Pangan

manfaat manajemen industri pangan
Source: Pexels.com

Pada dasarnya sistem manajerial ini memang memiliki peran penting serta manfaat bagi siapa yang mengaplikasikannya. Khususnya pada sebuah bisnis, sistem ini dapat membantu perusahaan dengan peran dan manfaatnya:

Peran Penting untuk Sebuah Bisnis

Dengan menerapkan sistem manajerial pangan yang tepat, setidaknya akan membantu bisnis dalam beberapa hal ini:

  • Mewujudkan terciptanya kesadaran bersama, dalam upaya mengamankan sumber daya pangan untuk internal bisnis.
  • Meningkatkan internal control untuk menjamin seluruh proses kerja berjalan dengan semestinya.
  • Menerapkan kegiatan manajerial pangan sesuai dengan standar mutu dan keamanan pangan yang berlaku.
  • Membantu bisnis terhindar dari imbas kontaminasi biologi, fisika dan kimia pada sumber pangan.
  • Membantu meningkatkan brand image dari perusahaan tersebut.
  • Mengoptimalkan upaya peningkatan nilai jual dan potensial dari sebuah produk.
  • Menunjang tercapainya kepuasan pelanggan, yang berimbas pada tercapainya tujuan omset perusahaan.

Manfaat Manajement Industri bagi Sebuah Bisnis

Selain peran tersebut, sistem manajerial ini juga punya manfaat lain seperti:

  • Meningkatkan efisiensi planning dari bisnis yang mengaplikasikannya.
  • Menciptakan efisiensi organisasi dan kontrol pangan.
  • Menjamin sumber pangan aman dari kontaminasi maupun zat berbahaya lain.
  • Memudahkan sistem pengawasan dan pengamanan yang berkesinambungan.
  • Meningkatkan kualitas SDA dan SDM sebuah bisnis.
  • Memberikan jaminan pada sistem perbaikan.
  • Membantu mewujudkan pengambilan keputusan terbaik.
  • Menurunkan risiko terkait produk yang dipasarkan.
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan,
  • Meningkatkan kepercayaan publik.
  • Meningkatkan efektifitas produksi dan manajerial pada berbagai divisi.

Upaya yang Bisa Perusahaan Lakukan Untuk Menerapkannya

tips manajemen industri pangan
Source: Pexels.com

Melihat besarnya peranan dan manfaat yang dimiliki manajemen industri pangan bagi perusahaan, pastinya hal ini patut untuk jadi salah satu skala prioritas tertinggi. Agar hal tersebut bisa teraplikasikan dengan baik, Anda bisa menerapkan beberapa upaya ini:

1. Membuat Sistem Dokumentasi Mutu yang Rinci dan Terstruktur

Pada dasarnya menjaga kualitas dengan manajemen mutu dan keamanan pangan, harus berjalan sesuai kondisi yang terjadi. Oleh karena itu perlu data yang valid dan terperinci untuk membuat keputusan terbaik. Cara paling logis yang bisa Anda lakukan adalah membuat sistem dokumentasi atau pelaporan yang baik.

Sistem mutu tertulis bisa menjadi data terbaik untuk membuat strategi bisnis kedepannya, oleh sebab itu penerapan dokumentasi mutu harus rinci dan terstruktur dengan baik. Selain itu setiap pelaku bisnis juga harus mampu bertanggung jawab atas apa yang sudah mereka laporkan.

2. Membuat Skema Pengendalian Rancangan Mutu yang Tepat

Langkah berikutnya adalah membuat skema pengendalian rancangan mutu yang tepat, tujuannya adalah menciptakan produk terbaik demi kepuasan pelanggan. Rancangan harus mencakup planning, verifikasi, kajian mutu, regulasi perubahan serta dokumentasi yang detail dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Mengendalikan Sistem Pemanfaatan Anggaran

Pembelian bahan dan sumber daya pangan memang jadi prioritas, namun sebagai sebuah organisasi Anda tidak bisa asal beli tanpa melakukan riset dan skala prioritas. Pasalnya Anda harus memastikan pemanfaatan anggaran sudah sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Hal ini juga dapat mengurangi risiko pemborosan dan overhead pabrik.

4. Mengendalikan Segala Proses Transaksi dan Kapasitasnya

Untuk dapat menerapkan manajemen industri pangan dengan baik, Anda juga perlu mengendalikan produk yang Anda jual pada pemasok. Terutama untuk beberapa perusahaan yang menerapkan sistem retur, yang berisiko menimbulkan kerugian tak terduga pada pemeliharaan produk.

5. Meningkatkan Upaya Pengamanan dan Pengawasan 

Cara terbaik untuk menciptakan manajerial pangan yang kondusif adalah dengan memberikan upaya terbaik dalam sistem keamanan dan pengawasan yang dilakukan. Tujuannya adalah memastikan sumber daya pangan memiliki kondisi terbaik sebelum didistribusikan.

Selain itu perusahaan juga perlu mengidentifikasi produk dan mencegahnya terkontaminasi dengan unsur selain ingredients-nya. Karena hal tersebut dapat membahayakan serta merubah kualitas mutu dari sumber pangan itu sendiri.

6. Melakukan Pengendalian Operasional dan Inventaris Pergudangan

Langkah berikutnya dalam menerapkan manajemen industri pangan yang baik, adalah pengendalian operasional dan inventaris pergudangan bagi seluruh sumber daya pangan. Untuk lebih amannya menggunakan metode FIFO bisa lebih menjamin keberhasilan distribusi yang baik.

Baca Juga: Fungsi Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Manajemen dalam Perusahaan

7. Melakukan Inspeksi dan Beberapa Pengujian Kualitas Mutu

Yang terakhir dalam upaya penerapan manajerial pangan adalah melakukan inspeksi rutin dan beberapa pengujian kualitas mutu. Setiap kualitas produk pangan maupun seluruh bahan harus aman dari kontaminasi zat berbahaya. Sehingga seluruh produk pangan bisa memenuhi spesifikasi  dan keamanan yang semestinya.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai pentingnya manajement industri pangan bagi kelangsungan bisnis. Dengan menerapkan manajerial yang tepat, pastinya akan mampu meningkatkan kualitas produk, kredibilitas perusahaan, serta kepercayaan publik.

banner Liquid Saltnic Rendah Nikotin

Nikmati sensasi kenikmatan vaping dengan liquid vape EMKAY Frizz Happy Sour. Pesan sekarang dan temukan kelezatan baru setiap hirupan!

Related posts

5 Buku Bisnis Terbaik, Tak Boleh Dilewatkan Para Pengusaha

Rumi Iskandar

Yuk Coba Sekarang, Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga yang Sudah Punya Anak

Rumi Iskandar

7 Persiapan yang Harus Dilakukan Pengusaha Menjelang Lebaran

Rumi Iskandar

Leave a Comment