Bisnis Multilevel Marketing adalah bentuk dari pemasaran yang saat ini sedang banyak beredar di masyarakat. Ada banyak pro dan juga kontra dari model bisnis seperti ini. Tidak sedikit orang yang menganggap bisnis ini dapat memberikan keuntungan dengan mudah, dan tidak sedikit juga yang menganggapnya ilegal bahkan hanya menguntungkan anggota di level atas saja.

Lalu sebenarnya apa itu MLM atau Multilevel Marketing ini? Bagaimana cara kerjanya, dan apa saja keunggulan atau kekurangannya? Hal-hal ini harus Anda ketahui, agar tidak terjadi lagi berita simpang siur tanpa keberanaran yang pasti.

Baca Juga: Pasti Laris! 12 Ide Bisnis Makanan Kekinian

Pengertian Bisnis Multilevel Marketing

Berdasar asal kata, bisnis multilevel marketing ini punya arti yaitu sistem pemasaran yang punya jenjang dan banyak. Bisa dikatakan, pengertian Multi-level Marketing atau MLM adalah sebuah strategi dari pemasaran yang akan membuat penjual bukan hanya bisa mendapat keuntungan saja dari penjualan mereka, tapi juga mendapat keuntungan penjualan dari tenaga penjual lain yang sudah direkrutnya. Jadi, perusahaan akan mendorong distributor yang ada untuk mengajak atau merekrut distributor baru untuk ikut dalam bisnis tersebut.

Di dalam bisnis MLM seperti ini, ada beberapa istilah yang dapat menggambarkan teknik marketing yang terjadi dalam bisnis, yaitu penjualan piramida, pemasaran jaringan dan juga pemasaran berantai. Namun sebenarnya intinya sama saja. Yang pasti, inti dari bisnis ini adalah, Anda harus bisa mencari bawahan sebanyak-banyaknya, agar mendapat untung yang lebih besar.

Cara Kerja Bisnis Multilevel Marketing

Seperti bisnis lainnya, dalam MLM juga ada aturannya tersendiri, agar mendapat keuntungan yang besar. Prinsipnya sebenarnya mudah dimengerti, namun usaha yang dibutuhkan haruslah besar.

Orang yang mengikuti MLM biasanya adalah orang yang direkrut oleh distributor yang juga sudah berkecimpung dalam bisnis tersebut. Istilahnya, orang yang baru diajak bergabung sebagai distributor baru disebut sebagai down line, dan orang di atas mereka atau yang merekrut mereka menjadi distributor adalah up line. Seorang down line juga bisa menjadi up line, bila mereka mengajak distributor baru lainnya. Semakin banyak down line yang bisa direkrut, maka keuntungan si up line tentunya akan semakin besar.

Nantinya, up line ini juga akan mendapat keuntungan dari hasil penjualan mereka, dan hasil penjualan dari down line mereka. Inilah yang ditawarkan MLM, kalau keuntungan distributor akan berkali-kali lipat bila mereka aktif menjual dan juga merekrut orang.

Baca Juga: Agrobisnis: Pengertian dan 7 Peluang Usaha yang Mudah Dicoba

Keunggulan Bisnis Multilevel Marketing

Mengikuti bisnis MLM bisa membuat Anda mendapatkan pasif income, yang jumlahnya bisa sanagat menjanjikan, bahkan bisa jadi tambahan pendapatan setiap bulannya. Bisnis seperti ini juga akan melatih setiap orang yang berkecimpung di dalamnya untuk mengasah kemampuan berkomunikasi, sehingga personal selling mereka pun jadi lebih kuat. Dan pastinya, bisnis seperti ini akan mampu memperluas relasi bisnis Anda.

Kelemahan Bisnis Multilevel Marketing

Member yang mengikuti MLM, nyatanya, bukanlah seorang pengusaha, karena mereka hanya punya kendali yang sangat kecil pada bisnis tersebut. Mereka malah sebenarnya dikendalikan sebuah sistem yang berlaku dari perusahaan MLM tersebut.

Sayangnya, bisnis seperti ini sebenarnya malah akan membuat orang jadi tidak ingin berusaha untuk memutar modalnya di kegiatan bisnis sektor riil. Ini juga akan memberi efek negatif pada sektor riil. Karena, bila sudah banyak orang yang tergiur keuntungan MLM, maka perputaran uang pun hanya terjadi dalam lingkup perusahaan itu saja, dan ini malah akan mengurangi produktivitas orang untuk bekerja keras.

Selain itu, tidak ada jaminan dari pemerintah tentang keamanan dana pra member yang umumnya diberikan ke perusahaan di awal. Uang ini pun kemungkinan tidak akan bisa dikembalikan.

Baca Juga: Tips & Trik Jualan Baju Online Zaman Now!

Itulah beberapa hal penting tentang bisnis Multilevel Marketing yang harus Anda ketahui. Sebenarnya, tidak ada yang salah untuk membeli produk dari perusahaan MLM yang punya manfaat baik. Berkecimpung dalam MLM pun tidak ada salahnya, bila Anda merasa bisa untuk mengikuti setiap aturannya, dan yakin kalau Anda akan bisa mendapatkan keuntungan besar dari bisnis tersebut. Yang pasti, Anda harus memastikan bisnis tersebut riil dan terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *