Image default
Bisnis

Tentang Supplier Dalam Bisnis: Pengertian, Tugas, Jenis, dan Cara Kerjanya

Dalam dunia bisnis, mungkin kata supplier bukan hal yang baru lagi. Bila diartikan dari segi bahasa, supplier dalam bisnis adalah pihak pemasok atau penyedia sumber daya. Mereka adalah pihak yang akan menjual bahan mentah ke pihak lain, untuk dijadikan barang ataupun jasa yang matang. Walaupun bukan hal asing, tapi nyatanya masih banyak orang yang belum memahami tentang arti, tugas, jenis dan cara kerja pihak supplier. Bahkan banyak orang yang seringkali memahami supplier sebagai pihak yang sama dengan distributor.

Pengertian Supplier Dalam Bisnis

Jadi apa itu supplier? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, supplier adalah perusahaan ataupun perorangan yang menjual bahan baku mentah yang dibutuhkan perusahaan lain atau perorangan untuk bisa diolah menjadi produk siap jual.

Tugas Supplier Dalam Bisnis

Tugas supplier sendiri sebenarnya bisa dibilang sangat penting dalam rantai suplai produk yang nantinya akan dijual ke konsumen. Karena, produsen tidak bisa menghasilkan produk apapun tanpa adanya supplier.

Baca Juga: 7 Karakteristik Kewirausahaan, Kunci Sukses Bagi Pemula

Tugas mereka dalam hal ini adalah harus memastikan bahwa bahan mentah atau bahan baku selalu tersedia untuk pihak yang membutuhkan. Supplier juga jadi pihak yang menjaga, mengontrol kualitas dari bahan baku, serta mengatur penyimpanan bahan baku, yang nantinya akan dikirimkan ke produsen. Mereka pula yang memastikan kalau bahan baku bisa disalurkan dengan tepat waktu.

Supplier dalam bisnis

Jenis-Jenis Supplier Dalam Bisnis

Supplier sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, berdasarkan produk yang dihasilkan dan juga berdasar jenisnya, yaitu:

Supplier jasa

Jenis supplier ini merupakan pemasok bahan mentah yang akan diolah menjadi jasa atau bisa dibilang sebuah produk yang tidak berwujud. Jadi, bahan baku tersebut akan dioleh menjadi jasa yang siap pakai dan dijual ke konsumen.

Contoh supplier jasa yaitu seperti perusahaan software, yang dibeli oleh pihak lain untuk menjual jasa mereka ke konsumen.

Supplier barang

Jenis supplier yang lainnya adalah supplier barang. Mereka adalah orang ataupun perusahaan yang akan menyuplai bahan mentah untuk kebutuhan industri. Tugas pokok mereka adalah memenuhi kebutuhan bahan baku dari industri manufaktur.

Bila supplier tidak dapat memasok bahan baku tersebut, maka ini bisa berakibat pada operasional pabrik, yang jadi terhambat. Contoh supplier barang misalnya adalah seperti pemasok cabai untuk pabrik keripik pedas. Bila pasokan cabai ini terhambat karena supplier tidak bisa memenuhi pasokan bahan baku tersebut, maka operasional pembuatan keripik pedas pun bisa terhambat.

Supplier bahan fabrikasi

Pihak satu ini merupakan supplier bahan mentah untuk perusahaan yang juga sekaligus memproses bahan bakunya secara khusus atas permintaan produsen. Jadi prosesnya dilakukan di tempat supplier agar produk akhir (bukan barang jadi) yang dihasilkan bisa sesuai dengan keinginan produsen.

Supplier bahan non-fabrikasi

Yang satu ini maksudnya adalah pihak supplier yang tidak memproses bahan secara khusus untuk produsen yang membutuhkan.

Supplier

Cara Kerja Supplier Dalam Bisnis

Membahas tentang peranannya dalam bisnis, keberadaan supplier ini jadi bagian yang penting dalam rantai produksi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara kerja supplier dalam bisnis.

Pertama, supplier bekerja berkaitan dengan segala proses pengadaan bahan baku. Mereka juga memberi informasi yang berkaitan dengan bahan baku. Kemudian melakukan proses pemasaran yang baik secara online ataupun offline, lalu, mereka juga bekerja sama dengan pebisnis agar adanya hubungan timbal balik seperti penjual dan pembeli.

Kriteria Supplier yang Baik

Ada beberapa kriteria penting seperti apa supplier yang baik. Mengetahui hal ini bisa sangat berguna bagi perusahaan ataupun perorangan yang memiliki bisnis agar tidak salah memilih supplier. Karena ini akan berkaitan dengan kualitas produk atau jasa yang dihasilkan.

Baca Juga: 8 Tips Memilih Lokasi Bisnis Strategis

Sedangkan bagi supplier, hal ini pun penting untuk diketahui. Karena produk dan layanan yang berkualitas yang diberikan supplier pun akan berhubungan dengan kepuasan klien. Berikut ini adalah beberapa kriteria supplier yang baik:

Bertanggung jawab pada produk yang disuplai

Supplier sepenuhnya bertanggung jawab pada bahan baku yang mereka pasok ke produsen. Bila terjadi masalah, maka supplier lah yang akan mengatasinya tanpa harus mengganggu operasional bisnis produsen.

Kemampuan produksi harus baik

Produsen bukan hanya mencari supplier yang bisa memenuhi kebutuhan bahan baku mereka dengan jumlah yang dibutuhkan. Namun mereka juga ingin bahwa supplier bisa konsisten untuk menjadi penyedia bahan baku mereka, dengan kualitas yang sama seperti yang diinginkan klien.

Punya pemahaman yang baik tentang produk yang mereka suplai

Sebagai penyedai bahan baku tentunya mereka harus terlebih dulu paham dan mengerti tentang bahan baku yang mereka sediakan. Ini diperlukan terutama bila ada masalah di produktivitas klien, sehingga Anda sebagai supplier bisa mengatasinya dengan baik.

Punya tujuan yang sama dengan klien

Supplier adalah pihak yang paling dipercaya klien, karena mereka adalah pihak pemasok suplai bahan mentah. Karena itulah, dibutuhkan kesamaan tujuan serta visi dan misi antara supplier dengan klien. Ini diperlukan agar keduanya bisa mendari solusi bila terjadi suatu masalah dan juga menemukan cara untuk memperbaiki produk yang dijual.

Jujur dalam menginformasikan produk

Kejujuran adalah hal yang penting bagi seorang supplier. Mereka harus jujur tentang bahan baku yang mereka suplai dan juga mengenai ketersediaan ataupun kesiapan supplier dalam menyuplai bahan baku untuk produsen.

Tugas Supplier

Perbedaan Supplier dan Distributor

Lewat penjelasan mengenai supplier di atas, kita pun jadi lebih memahami bahwa supplier memiliki arti yang berbeda dari distributor.

Distributor merupakan pihak yang akan membeli produk dari seorang produsen, yang kemudan menjualnya kembali ke pasar ataupun bisa juga langsung menjualnya ke pembeli. Sedangkan supplier hanya menjual bahan baku atau bahan mentah untuk produsen, yang nantinya akan diolah oleh produsen untuk menjadi barang jadi, dan dibeli oleh pembeli.

Tips Menjadi Supplier Sukses

Bila Anda ingin menjadi seorang supplier yang sukses, Anda bisa melakukan beberapa cara ini. Pertama, sebaiknya Anda memiliki stok bahan baku sendiri. Karena supplier adalah pihak pertama dalam rantai industri, memiliki bahan mentah sendiri akan membuat Anda bisa mendapatkan untukng yang lebih banyak dibanding Anda harus mengambil bahan mentah dari pihak lain.

Kedua, setelah Anda memiliki bahan mentah sendiri, selanjutnya Anda harus mencari pihak produsen yang mau bekerjasama dengan Anda. Kemudian, pastikan Anda menguasi informasi bahan mentah yang Anda suplai dengan mencari informasi dari beragam sumber. Ini dilakukan untuk menjaga kualitas bahan mentah Anda, dan juga mempermudah Anda dalam hal pemasaran serta mencari solusi bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Baca Juga: Menjajal Peluang Bisnis Bunga Hias Plastik. Perhatikan Hal Penting Ini!

Itulah beberapa hal tentang supplier dalam bisnis mulai dari pengertiannya yang juga ternyata berbeda dari arti distributor, tugasnya, jenis-jenisnya, cara kerja dan juga tips untuk menemukan supplier yang baik ataupun menjadi seorang supplier yang sukses.

Hal ini bukan hanya perlu dipahami oleh pihak produsen saja, tapi dari pihak supplier pun harus paham tentang hal-hal yang sudah disebutkan di atas tersebut.


Agar bisnis Anda dikenal luas dengan cepat, bikin website sekarang dengan jasa pembuatan website dan dapatkan harga spesial khusus hari ini

Related posts

Memahami Perbedaan Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Keuangan

Marsyaviani Darestuti

7 Alasan Pentingnya Menerapkan Manajemen Bisnis dalam Menjalankan Usaha

Risma Mualifa

7 Tips Jitu agar Bisnis Tidak Ditinggal Konsumen