Sudah Siap Menjadi Digital Nomad Mapan Bisa Nikmati Hidup Semau Anda?
October 12, 2018
7 Cara Produktif Memanfaatkan Internet di Era Digital Masa Kini
October 25, 2018

Meski Sering Diremehkan, 5 Disabilitas Ini Berhasil Menjadi Pengusaha Sukses

Kekurangan fisik bukan menjadi hambatan untuk meraih kesuksesan. Banyak orang yang sulit menerima keadaan ketika memiliki kondisi fisik yang berbeda dengan orang-orang pada umumnya. Disisi lain, Tuhan memberikan jalan lain untuk mereka dan membawa mereka sukses melebihi orang-orang yang memiliki fisik sempurna.

Orang-orang yang memiliki kondisi fisik yang berbeda sering disebut dengan istilah disabilitas. Meskipun mereka disabilitas, bukan berarti mereka tidak dapat meraih mimpi-mimpi mereka dan kesuksesan mereka.

Di Indonesia, kita ditunjukan hal-hal yang sulit untuk dipercaya oleh manusia normal. Terkadang kita pun terkagum-kagum dengan saudara-saudara disabilitas yang sukses. Hingga membuat kita merasa iri dengan mereka. Nah berikut Antijobless.com sajikan para pengusaha disabilitas yang sukses dengan bisnisnya dan memiliki omzet yang luar biasa.

Habibie Hafsyah

Sosok Habibie Hafsyah mungkin sudah tidak terlalu asing bagi Anda semua. Habibie sudah sering sekali tampil di layar kaca. Ia adalah sosok yang sangat menginspirasi bagi kita semua, terutama bagi para pemuda. Dibalik kekurangannya, Habibie memiliki kecerdasan yang luar biasa dalam berbisnis.

Habibie sudah dikenal luas sebagai internet marketer yang sukses dengan memiliki klien tidak hanya di dalam negeri. Pria kelahiran 1988 ini memiliki penyakit becker muscular dystrophy yang membuatnya harus menjalankan hari-hari dengan kursi roda.

Setelah lulus SMA Habibie menggeluti dunia internet, dan ia berhasil menjadi pebisnis online dengan omzet mencapai ratusan juta. Sangat menginspirasi bukan?

Fanny Evrita

Sosok Fanny Evrita menjadi salah satu inspirasi bisnis bagi kita semua. Sosok Fanny memberi pelajaran yang berharga bagi kita yang memiliki kondisi fisik sempurna. Ia adalah seorang tuna daksa yang sering di bully oleh teman-temannya. Namun bullyan tersebut malah membuat dirinya menjadi orang sukses.

Namun hal tersebut tidak membuat Fanny patah semangat. Ia tetap berusaha untuk menjadi seorang yang mandiri dengan mendirikan bisnis yang bergerak di produk perawatan kecantikan dengan merek Thisable Beauty Care.

Saat ini bisnis Fanny sudah meraup omzet ratusan juta tiap bulannya. Bahkan ia juga membantu para penyandang disabilitas lainnya untuk tetap bisa sukses dan tidak perlu memandang kekurangan yang dimiliki.

Meskipun dulu sering di bully karena keterbatasannya, Fanny sekarang menunjukan kemampuannya. Ia sekarang malah menjadi inspirasi bagi banyak orang dan ia merasa memiliki sesuatu yang patut dibanggakan. Pelajaran yang berharga Guys!

Qomaruzzaman

Siapa bilang, bertani harus dilakukan orang yang memiliki kondisi fisik sempurna? Qamaruzzaman menunjukan bahwa siapapun bisa menjadi petani dan sukses. Tak ada yang menyangka, laki-laki asal Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini menjadi petani sukses yang menginspirasi warga Jawa Timur.

Qomar adalah seorang difabel yang lahir tanpa kedua tangan. Meskipun memiliki keterbatasan, tak menghalanginya untuk menjadi orang yang sukses. Dia adalah petani sukses di Lamongan yang bisa mendapatkan keuntungan lebih dari Rp 50 juta setiap panen. Bahkan berkat kegigihannya, ia berhasil meng-kuliahkan keponakannya. Luar biasa bukan?

Irma Suryati

Sejak usia 4 tahun Irma sudah terkena polio. Menyebabkan ia tidak dapat menggerakan kakinya. Dibalik keterbatasannya, Irma tidak berpangku tangan begitu saja. Ia sering di bully banyak orang dan juga ketika lulus SMA Irma sangat sulit mendapatkan pekerjaan, disebabkan banyak perusahaan yang tidak mau menerima calon karyawan yang memiliki keterbatasan fisik.

Namun hal tersebut tidak membuat Irma putus asa. Wanita kelahiran Semarang, 1 Januari 1975 ini mencoba menjadi entrepreneur. Dan bisnis yang ia bangun sukses.

Irma kini telah sukses menjadi pengusaha keset, bahan baku keset yang ia buat terdiri dari kain bekas garmen yang sangat banyak ditemukan di sekitar rumahnya. Kain sisa tersebut ia jahit menjadi berbagai macam jenis keset.

Pada awalnya, Irma membuat keset untuk digunakan sendiri. Namun, ada tetangganya yang tertarik dan membelinya kepada Irma. Mulai saat itu lah secara perlahan, keset milik Irma dilirik oleh sebagian besar masyarakat Semarang. Bahkan keset Irma sudah di ekspor loh ke beberapa negara tetangga.

Tarjono Slamet

Pernah bekerja di Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan mengalami kecelakaan kerja membuat Tarjono Slamet sempat putus asa dan kehilangan gairah hidupnya. Akibat kecelakaan kerja yang meimpanya di tahun 1990, ia harus rela kehilangan kaki kiri dan jemari tangannya yang tidak berfungsi dengan baik.

Namun, ketika semangat hidupnya muncul. Slamet pada akhirnya mendirikan perusahaan yang diberi nama CV Mandiri Craft. Perusahaan ini berfokus dalam memproduksi mainan anak-anak. Semangat Tarjono akhirnya membuahkan hasil.

Hanya butuh tiga tahun, mainan produksi Tarjono bisa menjelajah ke seluruh Indonesia. Tarjono memiliki pabrik mainan yang berada di Yogyakarta dan para pekerjanya adalah penyandang disabilitas.

Saat ini, Tarjono sudah berhasil mengirim mainan produksinya ke berbagai negara. Mulai dari Jepang, Australia, Belanda, dan Jerman. Bahkan ia bisa membukukan keuntungan hingga Rp 50 juta hingga Rp 150 juta per bulan. Fantastis bukan? Keterbatasan Tarjono tidak membuatnya lemah, namun dia tetap melanjutkan prosesnya.

Keterbatasn bukan sebuah halangan bagi siapapun yang ingin berusaha terus. Orang-orang di atas, meskipun mereka memiliki keterbatasan. Namun mereka tidak putus asa, dan berusaha bangkit hingga membuat orang-orang yang telah merendahkan mereka terkagum-kagum kepada mereka.

Iskandar Rumi
Iskandar Rumi
Mantan wartawan yang hijrah menjadi SEO writer & content writer