Cek Apa Komputer Anda Berisiko Terserang WannaCry
May 16, 2017
‘Google Bisnisku’ Bantu UKM Punya Website Gratis
May 18, 2017

Jangan Sampai Seperti Mereka yang Kena Virus WannaCry

Seperti yang kita semua tahu, dunia digemparkan dengan serangan yang terjadi pada perangkat komputer yang berasal dari sebuah virus berbahaya bernama WannaCry. Virus ini menyerang perangkat komputer melalui jaringan internet. Saat pertama kali Anda membuka file WannaCry, virus tersebut akan otomatis untuk mengenskripsi data-data dan memblok pemakainya dalam mengakses data-data miliknya. Lalu, pada layar tersebut akan muncul sebuah pop-up window yang menuliskan para pengguna bahwa mereka telah terblokir dan diwajibkan untuk membayar tebusan jika ingin datanya dikembalikan seperti semula melalui mata uang digital bitcoin dalam jumlah yang besar.

Serangan siber ransomware WannaCry tentunya telah memakan korban, dengan jumlah tak kurang dari 200.000 komputer pada 150 negara. Sejak virus tersebut mewabah, berbagai lembaga pemerintah, rumah sakit, dan perusahaan dengan cepat berusaha untuk mengatasi serangan ini ‘untuk membebaskan’ komputer-komputer yang berhenti beroperasi.

Dikutip dari situs CNN, berikut adalah daftar negara beserta institusi yang telah terserang virus WannaCry tersebut:

Rusia

Perusahaan antivirus Rusia, Kaspersky Lab, mengklaim bahwa sejauh ini, negara Rusia merupakan negara yang memiliki dampak paling parah dari serangan virus WannaCry. Ransomware ini antara lain menyerang Kementerian Dalam Negeri, perusahaan kereta, bank, dan Megafon, operator telepon genggam terbesar kedua di negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri mengatakan sekitar 1.000 komputer dengan sistem operasi Windows diserang, namun ia mengatakan bahwa komputer-komputer tersebut sudah dilepas dari jaringan. Meski demikian, server penting kementerian aman karena menggunakan perangkat lunak buatan dalam negeri, tambah juru bicara kementerian.

Cina

Di Cina, beberapa mahasiswa melaporkan permintaan uang tebusan yang muncul pada layar laptop mereka. Jaringan pada beberapa universitas, termasuk perguruan tinggi di Beijing juga dilaporkan mengalami gangguan yang serius.

Sementara itu, menurut paparan dari South China Morning Post, beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum di kota Chongqing tidak bisa menerima pembayaran dengan menggunakan kartu setelah sistem di Perusahaan Minyak Nasional Cina terinfenksi WannaCry. Secara umum ratusan ribu komputer di hampir 30.000 institusi dan organisasi di Cina terkena dampak serangan siber, termasuk badan-badan pemerintah dan rumah sakit, kata perusahaan internet 360 Security.

Jerman

Di negara Jerman sendiri, menurut perusahaan kereta Jerman Deutsche Bahn, virus ransome WannaCry menyerang komputer yang mengatur layar monitor informasi kedatangan dan keberangkatan kereta. Untungnya, sistem yang mengatur data operasional kereta itu sendiri aman dan tidak terpengaruh.

 

Korea Selatan

Jaringan bioskop terbesar CJ CGV mengatakan beberapa server iklan yang terhubung dengan 50 bioskop pun terkena serangan dari virus WannaCry. Namun, seorang pejabat perusahaan mengatakan bahwa pemutaran film tak terpengaruh dan pihaknya sedang menyelidiki insiden ini. Pemerintah Korea Selatan sendiri telah mendata bahwa secara keseluruhan sudah ditemukan sembilan kasus ransomware WannaCry ini.

Jepang

Pusat Koordinasi Respons Darurat Komputer Jepang mengatakan 2.000 komputer di 600 perusahaan terkena serangan WannaCry. Hitachi mengatakan lalu lintas surat elektronik mereka melambat dan file tak bisa dikirim akibat serangan siber, meski belum ada permintaan uang tebusan.

BACA JUGA !
[mkd_post_layout_four number_of_posts=”4″ column_number=”4″ category_id=”0″ author_id=”0″ title_tag=”h5″ display_date=”no” display_category=”no” display_pagination=”no” extra_class_name=”baca_juga” tag_slug=”Virus, WannaCry”]

Indonesia

Di negara kita, salah satu industri yang terkena dampak serangan virus WannaCry adalah Rumah Sakit Kanker Dharmais di Jakarta. Pelayanan pada hari Senin (15/05) secara umum ‘berjalan normal’ meski beberapa pasien mengaku proses pendaftaran menjadi agak terhambat. Direktur Utama RS Dharmais, Abdul Kadir, membenarkan bahwa terjadi penumpukan pasien pada hari Senin karena sebagian pelayanan diproses secara manual.

“Sekarang ini masih sekitar 70% IT (teknologi informasi), sisanya manual karena ada sistem yang terganggu dan belum pulih semua,” ungkapnya kepada awak media.

India

Sistem komputer polisi di Negara Bagian Andhra Pradesh menjadi korban serangan. Sekitar 19 buah sistem dibajak dan berujung pada sitem yang tidak dapat dioperasikan. Beberapa perusahaan di kota-kota seperti Mumbai, Hyderabad, Bengaluru, dan Chennai juga terkena dampak serangan siber.

Surat kabar The Economic Times mengatakan bahwa India memang rentan terhadap serangan program jahat karena banyak individu dan organisasi yang menggunakan versi Windows kedaluwarsa dan perangkat lunak bajakan.

Inggris

Gangguan terbesar di negara Inggris antara lain dialami oleh badan layanan kesehatan, NHS, sehingga mengakibatkan rumah sakit dan klinik tak bisa melayani pasien karena gangguan membuat sistem komputer tak bisa diakses. Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan layar komputer milik NHS mendapatkan pesan yang berbunyi file-file telah dienkripsi.

Atas hebohnya serangan virus tersebut, saat ini Anda wajib untuk mem-backup data-data sebelum menyambungkan perangkat komputer Anda pada internet. Namun ntuk data keuangan bisnis, Anda tidak perlu khawatir karena dapat menanggulangi virus dengan menggunakan software Accurate Online pada perangkat bisnis Anda. Dengan memasang perangkat lunak Accurate Online, maka data-data keuangan Anda akan terproteksi secara otomatis dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab (hackers). Selain itu, Accurate Online juga memiliki kelebihan-kelebihan lain seperti Ekport transaksi PPN ke E-faktur tanpa perlu input satu-per satu data pada program E-Faktur, dan keuntungan-keuntungan lainnya yang sayang jika Anda lewatkan. Kunjungi www.solusiUKM.com untuk tahu penawaran-penawaran menarik lainnya.

mm
admin
Lorem Ipsum Share a little biographical information to fill out your profile. This may be shown publicly.