Biar Gak Salah Jalan! 4 Tips Memilih Jenis Usaha yang Tepat
July 20, 2018
Masih Remaja tapi Ingin Punya Bisnis? Simak 7 Ide Bisnis yang Cocok untuk Remaja ini!
July 26, 2018

Jangan Jadi Pengusaha Kalau Tidak Punya 6 Modal Berikut ini!

Modal finansial memang merupakan kebutuhan pokok bagi seseorang yang ingin mendirikan sebuah usaha. Namun, modal finansial saja masih belum cukup untuk membuat seseorang bisa menjadi pengusaha sukses. Bahkan, dalam perjalanan waktu, seseorang yang menjalankan sebuah usaha akan sadar bahwa modal finansial sebenarnya merupakan pelengkap dari modal-modal yang lain, yang harus dimiliki seorang pengusaha.

Jika Anda ingin menjadi seorang pengusaha yang sukses, berikut ini modal yang harus Anda miliki:

1. Memiliki Inisiatif dan Kaya Kreatifitas

Tanpa inisiatif seorang pengusaha tidak mungkin dapat menangkap peluang yang ada di sekelilingnya, dan tanpa kreatifitas mustahil akan dapat merealisasikan inisiatif tersebut menjadi sumber penghasil uang. Inisiatif dan kreatifitas itu sendiri akan terus menyertai seorang pengusaha saat membangun dan mengembangkan usahanya, bahkan saat usaha yang digelutinya mencapai puncak kejayaan. Karena untuk dapat terus bersaing dengan para kompetitor, inisiatif dan kreatifitas selalu dibutuhkan.

2. Mempunyai Ambisi dan Keberanian

Untuk mewujudkan apapun diperlukan sebuah ambisi, termasuk juga dalam membangun sebuah usaha. Disaat usaha sedang berjalan, ambisi masih tetap dibutuhkan guna membuat target yang ingin dicapai perusahaan, dan saat target telah dibuat masih dibutuhkan lagi ambisi agar dapat merealisasikan target tersebut. Bersamaan dengan itu dibutuhkan keberanian, agar ambisi tidak hanya berhenti pada sebatas keinginan, tapi berwujud menjadi sebuah tindakan.

3. Bekal Kompetensi Keahlian

Kompetensi atau keahlian bisa diibaratkan sebuah senjata. Semakin banyak senjata yang Anda miliki dan semakin terampil Anda memainkan senjata tersebut, maka semakin besar kemungkinan bagi Anda untuk bisa bertahan hidup. Begitu juga dengan usaha yang dirintis, jika kompetensi yang Anda miliki semakin beragam dan keahlian Anda dalam beragam kompetensi tersebut terbilang mumpuni, maka besar kemungkinan usaha yang Anda rintis akan mampu bertahan hidup, meski harus bersaing ketat dengan para kompetitor.

Sebaliknya, jika Anda tidak memiliki senjata sama sekali atau memiliki senjata namun tidak dapat memainkannya, sama halnya dengan membuka usaha tapi tidak memiliki kompetensi. Usaha Anda akan sulit untuk dapat bertahan karena selain harus menghadapi para kompetitor, juga harus menghadapi diri Anda sendiri. Tentang kompetensi seperti apa yang dibutuhkan, sudah barang tentu kompetensi yang sesuai dengan bidang usaha yang ditekuni, ditambah dengan kompetensi lain, seperti kompetensi di bidang hukum, di bidang komunikasi, promosi dan marketing, dan sebagainya.

4. Jiwa Leadership dan Manajerial

Seorang pengusaha yang sukses adalah seorang yang berjiwa leadership sekaligus manager yang hebat. Tanpa memiliki jiwa leadership, maka seseorang akan lebih suka diperintah, dan tanpa memiliki kemampuan managerial, maka seseorang akan selamanya menjadi karyawan atau anak buah. Banyak yang beranggapan bahwa jiwa leadership adalah bakat yang diwariskan oleh alam sementara kemampuan managerial dapat dipelajari baik secara formal maupun informal.

Pendapat tersebut bisa jadi benar, namun bisa juga sebaliknya. Jiwa kepemimpinan memang tidak banyak yang memiliki, penyebabnya bukan karena tidak setiap orang memiliki jiwa leadership, tapi karena tidak adanya kemauan untuk belajar menjadi seorang pemimpin. Padahal jiwa leadership pun sebenarnya bisa dipelajari dan diasah. Jika memang dibutuhkan bakat, maka bakat tersebut hanya sebesar 1%, sedang sisanya yang 99% bisa diperoleh dari belajar dan kerja keras.

5. Modal Semangat untuk Terus Belajar

Kesuksesan Mark Zuckerberg membesarkan media sosial sebagai ladang bisnisnya, bukan hanya karena dia memiliki otak yang brillian, juga bukan hanya karena dia memiliki inovasi yang luar biasa, terlebih karena semangatnya untuk terus belajar. Sebab, tidak ada satupun pengusaha sukses yang merasa cukup dengan ilmu yang dimilikinya. Belajar bagi mereka sama pentingnya dengan membesarkan usaha yang digelutinya.

Karena dengan belajar dia akan dapat lebih menyempurnakan produk-produk yang dibuatnya, dapat memperbaiki sistem pemasaran, mengoptimalkan sarana promosi, dan sebagainya. Dengan belajar pula dia akan tahu bagaimana cara untuk dapat memenangkan persaingan dengan para kompetitor.

Belajar itu sendiri tidak sebatas pada ilmu yang terkait dengan bidang usaha yang ditekuni, dan juga tidak ada batasan waktu, artinya selama dia masih ingin eksis menggeluti usahanya maka dia wajib untuk terus belajar.

Kenapa demikian? Karena dunia usaha, apapun jenisnya akan terus mengalami perkembangan dan menyesuaikan dengan kondisi terkini. Jika seorang pengusaha berhenti belajar, maka dia akan tergilas oleh zaman yang terus berkembang sebab ketidakmampuan usahanya untuk mengikuti perkembangan zaman. Selain itu, para kompetitor yang terus mengasah ilmunya akan lebih memahami kebutuhan konsumen sehingga kehadiran usahanya lebih dapat diterima.

6. Senantiasa Terbuka dengan Inovasi-Inovasi Baru

Inovasi memiliki arti pengembangan dan pemanfaatan atau mobilisasi pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman dalam menciptakan atau memperbaiki produk, proses serta sistem yang baru. Salah satu ketrampilan yang dimaksud adalah ketrampilan dalam hal teknologi. Untuk itu, jika Anda ingin menjadi pengusaha yang sukses, Anda wajib berinovasi dengan berbagai hal yang berkaitan dengan usaha Anda serta bisa memudahkan Anda dalam menjalankan usaha.

Banyak pengusaha yang tidak mau berinovasi hingga ia tertinggal dari kompetitor. Salah satu cara untuk berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk usaha Anda. Seperti segera masuk ke marketplace, memainkan peran di media sosial, membuat website bagi usaha Anda, hingga menggunakan software akuntansi berbasis cloud seperti Accurate Online (AOL) sebagai pembukuan usaha Anda.

Accurate merupakan software aplikasi pembukuan dengan memiliki fitur user friendly dan sesuai dengan zaman saat ini. Seperti fitur integrasi dengan tiga marketplace besar di Indonesia. Sehingga ini akan memudahkan Anda sebagai pemilik usaha yang menjajakan barang dagangan di marketplace bisa mengintegrasikannya dengan akun Accurate Online (AOL) milik Anda. Hal ini akan memudahkan Anda dalam membuat faktur penjualan di marketplace yang sudah di integrasikan dengan Accurate Online. Jadi, Anda tidak perlu mencatat ulang  penjualan dari marketplace ke sistem pembukuan milik Anda. Karena semua sudah terintegrasi di Accurate Online.

Tidak mudah memang untuk menjadi seorang pengusaha, itu sebabnya presentase para pengusaha jauh lebih kecil dibanding mereka yang menjadi karyawan atau anak buah. Justru karena tidak mudah itulah kita seharusnya tertantang untuk menjadi salah satu diantaranya.  Kenapa tidak?