Panduan A-Z Bikin Campaign Digital Biar Bisnis Makin Laris!
October 9, 2017
Tenang, Urus Pajak Bisnis Bakal Dibantu Pemerintah, kok
October 11, 2017

Belajar Bisnis: Cara PDKT Bogasari ke Komunitas

Saat bisnis telah berjalan cukup lama namun Anda memerlukan suatu gebrakan, Anda tentu sering memutar otak untuk menemukan kira-kira inovasi baru apa yang patut untuk Anda coba agar bisnis tidak jalan di tempat. Lalu, sudah kah Anda mencoba PDKT ke komunitas?

Melakukan pendekatan pada komunitas bukan sekedar mempromosikan produk Anda pada kumpulan orang. Anda dapat memberikan fasilitas spesial yang dapat memberikan mereka keuntungan juga agar mereka dengan senang hati menerima informasi mengenai produk Anda.

Giphy

Sebagai studi kasus pada pendekatan kelompok, yang mana adalah kelompok UKM telah dilakukan brand Bogasari. Sebagai brand yang membawahi merek-merek lain seperti Segitiga Biru, Kunci Biru, Cakra Kembar, dan lain-lain telah menjadi produk yang dicari-cari konsumen, termasuk kelompok dari Usaha Kecil Menengah (UKM). Direktur dari Indofood, Franciscus Welirang yang mebawahi Bogasari pun mengaku bahwa target pasar yang disasar sebanyak 66% adalah UKM, sisanya industri dan ibu rumah tangga. Jika dilihat segi konsumsi yang tinggi, tentu UKM akan terus konsumtif pada produk terutama jika bahan utama produk tersebut menggunakan merek tertentu seperti Bogasari.

Maka dari itu, trik yang digunakan Bogasari dan tentunya dapat Anda pelajari sebagai pelaku bisnis adalah melakukan dukungan kepada UKM, melalui program-program menguntungkan bagi mereka. Salah satunya strategi yang dilakukan adalah dengan menghadirkan program membership berupa Bogasari Mitra Card. Para UKM bisa menjadi anggota dan mendapatkan kartu anggota dengan berbagai keuntungan, seperti reward point hingga asuransi. Sampai detik ini, Bogasari Mitra Card telah berhasil menarik sebanyak 51.381 anggota.

Huffington Post

Pihak Bogasari pun menyadari, kesuksesan Bogasari tak terlepas dari upaya mereka dalam memahami komunitas-komunitas UKM, yang mana jika dulu banyak terdapat UKM generasi baby boomers, kini banyak diikuti oleh generasi muda. Tentunya, baby boomers dan generasi muda memiliki karakteristik yang jauh berbeda sehingga pendekatan yang dilakukan oleh brand juga harus menyesuaikan.

Firstwefeast

Bogasari berpendapat bahwa generasi muda kini memiliki karakteristik yang melekat pada industri digital, sehingga banyak pula UKM yang mulai merambah online. Melihat fenomena ini, Bogasari dengan cekatan melakukan akses pada komunitas-komunitas UKM yang berada pada ranah online, agar target konsumen-konsumen generasi muda masih dengan mudah ‘dekat’ dengan merek Bogasari.

Trik lain untuk semakin lekat dengan komunitas online, adalah dengan aktif menciptakan konten marketing online berupa website Bogasari Baking Center. Mereka menyediakan banyak sekali resep yang dapat diaplikasikan, dan menggunkan terigu sebagai bahan dasar masakan.

Bogasari.com

Tidak hanya menyajikan resep pada website, Bogasari Baking Center pun menyediakan aktivitas offline agar mampu menjangkau pada dua zona yaitu online dan offline sebagai pelatihan nyata. Bogasari mengklaim melalui Marketeers, hingga kini sebanyak lebih dari 100.000 orang telah mengikuti pelatihan tersebut sejak pertama didirikan pada 1981.

Apa yang dapat dipelajari dari studi kasus Bogasari?

Bahwa Anda perlu dengan rinci memahami karakteristik konsumen anda, dan melakukan pendekatan dengan media yang tepat pula. Jadi, sudah tau siapa target Anda dan bagaimana melakukan pendekatan efektifnya?

 

Iskandar Rumi
Iskandar Rumi
Mantan wartawan yang hijrah menjadi SEO writer & content writer