5 Tanda Ini Menunjukkan Bahwa Bisnis Anda Memiliki Kondisi Keuangan Baik
December 15, 2017
5 Jenis Potongan Slip Gaji yang Perlu Anda Ketahui
December 15, 2017

5 Alasan Kenapa Anda Tidak Perlu Mengikuti Perubahan Pesaing

Beberapa pebisnis cenderung mengikuti langkah yang diambil oleh para pesaing mereka dengan alasan tidak ingin ketinggalan. Misalnya, jika ada pesaing yang membuka cabang baru, kita pun juga ingin melakukan hal yang sama. Atau ketika pesaing memberikan diskon, Anda juga terburu-buru mengikuti langkah ini. Anda tidak perlu mengikuti semua perubahan yang dilakukan oleh pesaing Anda. Berikut alasannya.

Sebagai Seorang Pebisnis, Anda Harus Kreatif

Kalau Anda ingin unggul di antara para pesaing lainnya, tentu Anda harus bisa memberikan terobosan baru untuk produk Anda. Begitu pun cara yang Anda terapkan dalam marketing. Tak perlu mengikuti metode diskon yang dilakukan pesaing Anda. Berpikirlah lebih kreatif untuk menarik minat para konsumen Anda. Ingat, sebagai seorang pebisnis, Anda harus berpikir kreatif. Dari sinilah Anda bisa bertahan dan menyingkirkan para pesaing lainnya.

Kondisi Bisnis Anda Berbeda dengan Para Pesaing

Kondisi bisnis Anda berbeda dengan pesaing. Bisa jadi, pesaing Anda membuka cabang baru atau melakukan diskon besar-besaran karena mereka memang sudah memiliki sumber dana yang cukup dari keuntungan yang mereka peroleh selama ini. Bagaimana dengan bisnis Anda? Jika bisnis Anda sedang dalam proses mengembalikan modal atau pemasukan masih belum stabil, jangan memaksakan hal ini karena justru akan menyebabkan kerugian.

Benarkah Itu yang Diperlukan Bisnis Anda Saat Ini?

tidak perlu mengikuti perubahan pesaing

Betulkan itu yang bisnis Anda perlukan?. Photo: Pixabay.com

Kebutuhan bisnis berbeda-beda. Strategi marketing yang Anda terapkan tentu harus memperhatikan karakter bisnis milik Anda sendiri, bukan? Misalnya jika pesaing Anda memberikan promosi beli satu gratis 1, lantas Anda juga mengikutinya. Jangan-jangan bukan ini yang diperlukan oleh bisnis Anda? Tetapi lebih ke pemasaran secara online atau memperkaya konten media sosial.

Jadi sebelum mengikuti langkah pesaing, analisa terlebih dahulu apa kebutuhan bisnis Anda. Hal ini bisa Anda ketahui, dengan menanyakan langsung kepada pelanggan, apa yang sebenarnya mereka inginkan.

Sebuah bisnis yang Anda miliki pun harus memerlukan catatan keuangan yang cukup baik. Sehingga Anda bisa memantau perkembangan usaha Anda, dan apa saja yang benar-benar dibutuhkan oleh usaha yang Anda miliki. Jika Anda memerlukan kemudahan dalam pencatatan keuangan, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk memudahkan bisnis milik Anda berjalan.

Anda bisa menggunakan software akuntansi Accurate Online (AOL) jika bisnis yang Anda jalankan memerlukan sebuah pembukuan yang baik, dan akurat. Serta untuk membuat sebuah laporan keuangan dan laporan pajak, jika memang Anda membutuhkan laporan tersebut ketika akan melaporkan pajak usaha Anda.

Belum Tentu Berhasil

Ini yang perlu Anda pertimbangkan. Sudah susah payah mengikuti langkah konsumen ternyata tidak memberikan hasil. Tentu hal ini akan sia-sia dan hanya akan membuat pengeluaran membengkak, bukan? Meskipun langkah yang diambil sama, tapi bisa saja strategi detail yang digunakan berbeda sehingga tingkat penjualan yang Anda dapatkan tidak setinggi para pesaing. Jadi, pikirkan kembali sebelum mengikuti.

Yang Terpenting Adalah Mencari Kesetiaan Konsumen

Mendapatkan loyalitas konsumen

Mendapatkan loyalitas konsumen. Photo : Entrepreneur.com

Meskipun Anda mengikuti langkah para pesaing ini dan itu, belum tentu hal tersebut bisa membangun kepercayaan konsumen. Justru, konsumen yang melihat Anda selalu mengikuti para pesaing, akan berpikir bahwa bisnis Anda membosankan. Mendapatkan kesetiaan jauh lebih penting. Ketika Anda sudah mendapatkannya, maka apapun langkah yang Anda ambil akan bisa menarik perhatian mereka. Bahkan, Anda tidak perlu melakukan promo, diskon, atau langkah lainnya yang dirasa memang tidak perlu dilakukan saat ini.

Sekarang Anda sudah tahu alasan kenapa Anda tak harus mengikuti setiap langkah perubahan yang dilakukan oleh pesaing Anda. Jadi, percayalah dengan diri sendiri dan pahami apa yang diperlukan oleh bisnis Anda untuk tumbuh. Anda lebih tahu kondisi bisnis Anda, jadi tak perlu berkiblat pada orang lain. Menjadikan referensi boleh, tetapi tak perlu mengikutinya setiap langkah. (Penulis.ID)

Pesaing Bisnis

Iskandar Rumi
Iskandar Rumi
Mantan wartawan yang hijrah menjadi SEO writer & content writer