Kebiasaan belanja online di kalangan masyarakat semakin meningkat. Hal tersebut mengakibatkan tren bisnis online juga semakin diminati. Hampir semua barang kebutuhan saat ini bisa didapat dari jual beli online. Maka dari itu, banyak orang yang tidak mau melewatkan kesempatan ini untuk memulai bisnis online. Dengan cara bisnis online yang benar dan strategi yang tepat, memulainya tanpa modal pun bisa berkesempatan mendapatkan keuntungan besar.

Baca Juga: Pasti Laris! 12 Ide Bisnis Makanan Kekinian

Tidak jauh beda dengan bisnis konvensional, bisnis online pun membutuhkan strategi khusus dalam memulai dan mengembangkannya. Sekalipun dikatakan bisnis online lebih praktis dan mudah dibanding bisnis konvensional, tetap saja harus ada upaya untuk memaksimalkan. Seperti yang menjadi sebutannya, bisnis online juga membutuhkan strategi secara online serta penggunaan platform digital. Secara lebih jelas, berikut adalah beberapa cara dan strategi memulai bisnis online yang mudah ditiru pemula.

1. Cari Produk yang Tinggi Permintaan

Cara Bisnis Online dengan Menjual Produk Yang Paling Diburu

Produk adalah bagian penting dari sebuah bisnis. Tidak harus berupa barang fisik, produk yang dimaksud juga bisa berupa jasa. Maka inilah hal pertama yang harus ditentukan dalam serangkaian cara bisnis online. Mulailah dengan melihat masalah apa yang dihadapi oleh kebanyakan orang. Dari masalah tersebut, nantinya dapat diketahui produk atau jasa apa yang orang butuhkan dan bisa menyelesaikan masalah mereka.

Semakin banyak orang yang membutuhkannya, maka produk tersebut akan semakin tinggi peminat. Cari tahu juga jenis kebutuhan apa yang menyertai masalah kebanyakan orang, apakah kebutuhan rutin atau hanya kebutuhan sampingan. Produk yang dibutuhkan secara rutin memiliki peluang laris yang lebih besar karena akan terjadi pembelian secara berkala. Sebaliknya, produk yang bukan merupakan kebutuhan rutin tentu tidak menuntut pemenuhan secara terus menerus.

2. Tetapkan Target Pasar

Sebelum Menemukan Cara Bisnis Online, tentukan target pasar

Dalam cara bisnis online, menetapkan target pasar merupakan langkah penting untuk memaksimalkan keuntungan. Dengan target pasar yang lebih spesifik, maka akan lebih mudah dalam menjangkau. Jangkauan yang dilakukan juga tepat sasaran sehingga tidak sampai menghabiskan banyak waktu, tenaga dan anggaran. Karena itulah, setelah menemukan produk yang ingin dijual, buatlah pemetaan mengenai target pasar seperti apa yang ingin dituju. Identifikasi target pasar dengan rincian yang jelas, seperti usia, jenis kelamin, latar belakang pekerjaan bahkan sampai tempat tinggalnya.

Nantinya semua spesifikasi dari target pasar akan digunakan sebagai fokus dalam promosi. Menariknya, promosi dengan platform online mendukung langkah tersebut. Berbagai platform promosi online telah diatur untuk bisa mengenali target pasar dari ciri khusus. Tentu ini akan sangat memudahkan pebisnis online pemula. Tentang cara memaksimalkan, tinggal bagaimana pelaku bisnis mempelajari triknya secara lebih detail.

3. Tentukan Sistem Penjualan

Tahap ini menjadi langkah berikutnya setelah menemukan produk apa yang ingin dijadikan fokus bisnis. Dalam bisnis konvensional dikenal hanya satu sistem penjualan yaitu penjualan langsung. Sedangkan dalam cara bisnis online terdapat beberapa pilihan sistem penjualan. Tidak harus selalu memiliki stok produk, bisnis online juga bisa dijalankan tanpa stok produk sama sekali atau yang biasa disebut sistem dropship. Artinya bisnis online dilakukan hanya dengan mempromosikan produk dan mencari pembeli. Sedangkan urusan stok barang hingga pengiriman dilakukan oleh pihak supplier.

Sistem dropship dikatakan sebagai sistem bisnis online yang sangat memudahkan pemula. Pasalnya sistem tersebut tidak mengharuskan tersedianya modal besar. Pebisnis online pemula yang bahkan tanpa modal sekalipun bisa memulainya. Namun penting untuk memperhatikan beberapa hal dalam memilih supplier. Pastikan keuntungannya jelas dan masuk akal serta syarat yang tidak berbelit-belit.

4. Pilih Platform Promosi dan Optimalkan

Jangan Lupa Promosi

Bagian paling krusial dalam bisnis online adalah tahap promosinya. Terutama bagi yang menjalankan sistem penjualan dropship tanpa stok barang, maka promosi online merupakan senjata utama. Dalam hal ini juga, diperlukan banyak pemahaman mengenai cara bisnis online karena tekniknya jauh berbeda dengan cara bisnis konvensional. Bahkan bisa dibilang pelaku bisnis online wajib paham pemanfaatan teknologi dengan tepat.

Baca Juga : 10 Peluang Bisnis Rumahan Omzet Besar yang Cocok untuk Millenial

Ada banyak pilihan platform yang dapat dipilih sebagai media promosi, mulai dari website, media sosial hingga marketplace. Jika memang bisa mengoptimalkan semuanya, maka hasilnya tentu akan lebih menjanjikan. Pastikan memahami cara kerja masing-masing platform agar bisa melakukan langkah optimasi. Kalau belum banyak pengalaman dan ilmu, sebaiknya memanfaatkan media sosial sebagai platform yang paling mudah digunakan untuk promosi.

5. Perhatikan Kompetitor

Cara Bisnis Online dengan selalu memperhatikan kompetitor

Setiap produk tentu memiliki pesaing atau kompetitor di lapangan. Keberadaan para pesaing ini tidak seharusnya menjadi penghalang dalam cara bisnis online, melainkan harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas. Memperhatikan kompetitor bisa dimulai dengan mencari informasi mengenai produk yang dijual dan bagaimana cara kompetitor dalam memasarkannya. Carilah informasi tersebut dari media sosial, website atau review pembeli dari kompetitor tersebut.

Beberapa informasi yang penting untuk dihimpun dari kompetitor meliputi cara promosinya, platform yang digunakan, sistem penjualan yang diterapkan hingga harga yang ditetapkan. Mengumpulkan banyak informasi dari kompetitor berguna sebagai bahan analisa. Nantinya akan lebih mudah membandingkan dengan bisnis yang sedang dijalankan lalu mencari apa kekurangan yang bisa disempurnakan. Nilai tambah dari kompetitor juga bisa dijadikan referensi untuk memperbaiki kualitas bisnis.

6. Buat Penawaran Menarik

Ketertarikan pelanggan terhadap suatu produk bisa terjadi karena berbagai alasan. Ketertarikan utama biasanya datang karena kualitas produk. Pembeli yang sudah membuktikan kualitas produk biasanya berpeluang besar menjadi pelanggan setia. Namun dalam cara bisnis online, pelaku bisnis tidak seharusnya langsung puas jika sudah memiliki pelanggan tetap dan setia. Sebagai pelanggan, mereka juga sesekali bisa diberikan keuntungan lain.

Keuntungan lain yang dimaksud bisa berupa penawaran menarik. Misalnya sesekali mengadakan program diskon, program subsidi ongkos kirim atau daya tarik lain yang menggiurkan. Di satu sisi, ini merupakan cara mempertahankan pelanggan setia. Sedangkan di sisi lain, cara ini bisa menjadi strategi untuk menarik perhatian pelanggan baru. Pastikan penawaran yang dibuat didasarkan pada perhitungan untung dan rugi yang sangat detail.

7. Lakukan Evaluasi secara Berkala

Memulai bisnis online tanpa modal memang tidak selalu sulit. Akan lebih sulit lagi membuatnya bertahan apalagi di tengah banyaknya pesaing dan kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil. Maka dari itu, cara bisnis online agar tetap bisa bersaing adalah dengan rutin melakukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan juga harus menyeluruh, mulai dari kualitas produk, kualitas pelayanan dan perkembangan harga.

Baca Juga: Agrobisnis: Pengertian dan 7 Peluang Usaha yang Mudah Dicoba

Evaluasi perlu dilakukan dalam waktu yang berjangka, termasuk evaluasi harian hingga evaluasi tahunan. Untuk evaluasi harian berguna untuk meminimalisir risiko kecil. Kemudian evaluasi tahunan bermanfaat untuk melihat perkembangan bisnis apakah sudah cukup menguntungkan atau justru mengarah ke kerugian. Dalam evaluasi ini, berbagai laporan dibutuhkan seperti laporan keuangan hingga laporan stok barang.

Menerapkan cara bisnis online bagi pemula bukan suatu hal yang mudah. Dibutuhkan langkah-langkah yang sangat detail dan mungkin cukup rumit. Diperlukan pula waktu yang panjang untuk memaksimalkan semua potensi. Satu hal yang jelas bahwa kesuksesan bisnis online sangat bergantung pada usaha yang dilakukan.