Semenjak era digital semakin berkembang, maka bisnis pun ikut merambah dunia digital. Namun memulai bisnis digital tentu harus terlebih dahulu mengetahui strategy digital marketing yang tepat, agar Anda tidak salah langkah untuk memulainya. Teknik yang salah juga malah akan membuang waktu serta biaya yang tentu tidak sedikit.

Baca Juga: 8 Bisnis Anak Muda Paling Populer dengan Hasil Menjanjikan

Memanfaatkan strategi pemasaran digital akan membuat bisnis Anda jadi lebih mudah ditemukan oleh para konsumen potensial. Ini karena, setidaknya ada 80% konsumen yang menggunakan internet untuk mendapat informasi tentang produk barang ataupun jasa sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Bahkan 72% di antaranya, sudah terhubungan dengan penyedia barang/jasa lewat beragam platform pemasaran digital.

Pengertian Strategy Digital Marketing

Apa Itu Digital Marketing?

Digital marketing merupakan segala usaha pemasaran yang digunakan pebisnis untuk terhubung dengan konsumennya secara online. Pemasaran seperti ini umumnya akan memanfaatkan aset digital, seperti website, akun media sosial untuk bisnis, dan juga platform lain yang bisa diakses secara online. Keuntungan digital marketing seperti ini adalah target pasar tentunya akan lebih luas, hemat waktu dan juga biaya, serta akan lebih efektif dalam membangun brand awareness pada masyarakat.

Berbeda dengan pemasaran konvensional yang biasanya menggunakan media seperti koran, brosur, spanduk, ataupun iklan radio, yang umumnya membutuhkan biaya yang lebih banyak, dan efektivitasnya tidak terukur. Pemasaran konvensional seperti ini juga hanya melakukan komunikasi satu arah tanpa tau pasti tingkat ketertarikan target pemasaran pada bisnis Anda.

Apa Saja Jenis Digital Marketing?

Setidaknya, ada beberapa jenis contoh digital marketing yang sesuai dengan metode dan juga platform yang digunakan, yaitu:

Website

Website merupakan salah satu media yang populer untuk menjadi wadah memperkenalkan dan juga mempromosikan barang/jasa yang Anda tawarkan. Dengan menggunakan website ini, Anda bisa menjangkau target dengan lebih luas dari segala daerah. Website ini pun bisa digunakan sebagai sarana memperkenalkan profil perusahaan. Membuat website pun memberikan keuntungan tersendiri, karrena biaya penanganannya yang terbilang murah.

Search Engine Marketing

Search Engine Marketing ini terbagi lagi menjadi dua yaitu SEO dan SEM. Untuk SEO (Search Engine Optimization masuk ke dalam pemasaran digital yang tak perlu mengeluarkan modal besar untuk membuat website masuk dalam halaman pertaman di mesin pencarian Google. Sedangakn SEM (Search Engine Marketing) punya tujuan yang sama dengan SEO, namun dibutuhkan biaya yang harus dikeluarkan. Karena umumnya SEM ini akan mengandalkan iklan untuk setiap klik yang dilakukan user untuk masuk ke website milik Anda.

Email Marketing

Contoh digital marketing berikutnya adalah dengan email. Jadi Anda dapat mempromosikan beragam konten yang berkaitan dengan produk dan juga informasi yang akan disebarluaskan melalui media email.

Social Media Marketing

Kalau yang satu ini adalah bentuk promosi lewat situs jejaring sosial. Ada banyak platform yang sudah menyediakan fitur untuk mempromosikan produk Anda, seperti Facebook Ads, Twitter Ads, ataupun Instagram Ads. Ini pun tidak butuh biaya yang terbilang besar, dan bisa menjangkau kostumer Anda secara lebih luas.

Online Advertising

Online advertising adalah jenis digital marketing yang mengharuskan Anda mengeluarkan biaya yang sedikit lebih mahal, namun pastinya hasil yang didapatpun akan lebih cepat dan lebih memuaskan.

Video Marketing

Seperti namanya, video marketing menjadikan video sebagai media untuk memberikan informasi tentang produk dan pelayanan Anda. Salah satunya, Anda bisa melakukannya melalui platform YouTube. Cara ini terbilang efektif, karena ada banyak orang yang menghabiskan banyak waktunya mengakses internet, terutama YouTube.

Jenis Strategy Digital Marketing

Apa Saja Strategi Digital Marketing yang Harus Diketahui?

Setelah mengetahui arti dan jenis pemasaran digital, Anda juga harus mengetahui dan memahami strategi apa yang harus Anda lakukan untuk mengembangkan usaha yang Anda miliki. Ini dia stategi digital marketing yang harus diketahui para pebisnis.

1. Search Engine Optimization (SEO)

Pasti Anda pernah mencari sesuatu di mesin pencarian Google, dan menemukan beberapa situs yang masuk di halaman pencarian tersebut, kan? Nah, untuk memperoleh tempat di halam pertama dalam pencarian Google tersebut, ada salah satu metode yang bisa dilakukan yaitu dengan optimasi SEO.

SEO ini terbagi jadi dua, yaitu On Page dan Off Page. On Page ini maksudnya adalah lebih mengarah pada proses optimasi di halaman website yang Anda miliki. Sedangkan Off Page melakukan optimasi dengan bantuan website lain untuk meningkatkan kredibiltas website yang Anda miliki.

2. Content Marketing

Strategy digital marketing berikutnya adalah mempromosikan produk Anda dengan konten tertentu. Misalnya seperti artikel. Anda bisa membuat tulisan yang punya kekuatan untuk memengaruhi pembaca untuk memakai produk atau jasa Anda. Untuk melakukan ini, Anda juga harus paham tentang SEO, karena artikel yang dibuat haruslah dengan SEO friendly. Selain artikel, Anda juga bisa membuat konten-konten lain dalam bentuk unggahan blog, media sosial, brosur ataupun e-book.

3. Pay Per Click (PPC)

Cara ini digunakan untuk mengarahkan traffic pengunjung ke website yang Anda miliki, dengan bayaran setiap kliknya. Jenis PPC yang biasanya digunakan adalah Google Adwords, Facebook Ads, Twitter Ads, dan lainnya. Cara kerjanya, Anda harus membayar terlebih dulu untuk mendapat slot atau posisi teratas di mesin pencari dan dikenakan biaya setiap kliknya.

4. Affiliate Program

Ini adalah suatu pekerjaan untuk mempromosikan produk sebuah perusaahan, di mana saat produk tersebut berhasi terjual, maka orang yang mempromosikan tersebut akan mendapat tambahan komisi yang sudah disepakati sebelumnya.

5. Native Adversiting

Ini merupakan strategy digital marketing dalam bentuk konten berbayar yang ditampilkan mirip dengan konten media biasanya. Jadi konten ini terlihat dan berfungsi seperti bagian dari media yang berkaitan. Seperti contohnya Promoted Post yang ada di Instagram dan Facebook.

6. Influencer

Strategy digital marketing satu ini membutuhkan bantuan seorang influencer atau orang yang punya pengaruh besar di sebuah komunitas. Tujuannya, mereka akan lebih mampu untuk memengaruhi dan juga mengarahkan orang lain untuk mengikuti sarannya.

7. Otomatisasi Pemasaran

Otomatisasi pemasaran merupakan strategy digital marketing dengan teknik otomatisasi tugas-tugas dengan berulang. Jadi, tugas-tugas seperti menyusun alur pekerjaan, menyusun konten-konten yang akan diunggah dan juga laporan kampanye terus dilakukan terus menerus. Otomatisasi ini bisa dilkaukan di kanal digital, seperti email ataupun media sosial.

Nah, setelah mengetahui arti, jenis dan 7 strategy digital marketing yang bisa Anda jalani di atas, Anda akan lebih mudah untuk mengembangkan bisnis yang Anda miliki. Dan tentunya, Anda bisa memilih strategi tepat yang Anda butuhkan dan sesuai dengan budget perusahaan yang Anda miliki.

Tidak ada salahnya untuk mencoba strategi di atas satu persatu untuk menemukan metode yang paling tepat dalam memasarkan dan mempromosikan produk yang Anda miliki. Selamat mencoba! Percaya lah, tidak ada hasil yang memuaskan tanpa usaha dan keringat. Semangat!