Ranah pemasaran digital, saat ini sedang banyak dilirik pebisnis untuk mengembangkan usahanya. Apalagi perkembangan teknologi yang terjadi secara pesat. Karena inilah, profesi di dunia digital marketing pun semakin banyak dicari dan diminati banyak orang. Namun apakah Anda sudah tau apa saja jobdesk digital marketing dalam sebuah perusahaan?

Digital marketing sendiri merupakan salah satu bagian dari bidang pemasaran yang perkembangannya terbilang cepat, dinamis dan tentunya, luas. Digital marketing adalah usaha mempromosikan produk ataupun layanan dengan memanfaatkan media digital, guna menjangkau konsumen secara lebih luas, personal dan juga relevan.

Baca Juga : Ketahui Dulu Strategy Digital Marketing Ini Sebelum Berbisnis Digital

Secara umum, job desk marketing ini adalah bertanggung jawab pada segala sesuatu yang berhubungan dengan pemasaran dan juga branding produk secara digital atau online. Seperti misalnya SEO (Search Engine Optimization), SEM (Search Engine Marketing), Content Marketing, Email Marketing, Video Marketing dan jenis strategy digital marketing lainnya.

Lalu Apa Saja Job Desk Digital Marketing?

1. Menguasai platform digital

Ini adalah kemampuan pertama dan utama yang harus dimiliki oleh digital marketing. Karena tugas mereka adalah memasarkan produk atau layanan melalui platform digital seperti website, Facebook, Instagram, Twitter, YouTube ataupun e-commerce.

2. Mempelajari strategi pesaing

Digital marketing harus bisa membuat strategy digital marketing yang dirancangnya lebih baik dibanding pesaingnya. Ia pun harus jeli melihat kelemahan pesaing untuk menemukan strategi lain yang lebih tepat sasaran dalam pemasarannya. Mereka juga dituntut untuk kreatif dalam hal pemasaran produk atau layanan perusahaan.

3. Menyusun perencanaan untuk promosi

Merencanakan Konten Job Desk Digital Marketing
Source: 1zoom.me

Hal ini penting dilakukan oleh digital marketing untuk melakukan evaluasi di kemudian hari, bila segala cara telah dilakukan. Jadi, perusahaan pun akan mengetahui, mana cara yang memang ampuh dilakukan, mana yang tidak. Digital marketing juga harus familiar dengan media sosial, karena mereka harus bisa memaksimalkan semua platform online untuk menarik pelanggan dan meningkatkan penjualan.

4. Merancang konten pemasaran untuk platform digital

Jobdesk digital marketing selanjutnya ini berhubungan dengan konten atau pesan yang akan disampaikan melalui media digital. Ia harus memikirkan bagaimana konten yang menarik, mulai dari kata-kata, gambar, video ataupun audio. Namun, digital marketing berbeda dengan designer ya. Karena digital marketing tidak mendesain tampilan secara teknis. Namun mereka harus paham tentang target konsumen, pemilihan kata yang tepat, gambar yang menarik, dan keseluruhan tampilan konten yang sesuai dengan brand.

5. Membangun audiens di media sosial

Membangun audiens juga merupakan jobdesk digital marketing yang harus dikuasainya. Dengan adanya audiens yang besar di media sosial, kredibilitas perusahaan pun akan ikut meningkat. Hubungan dengan pelanggan pun tentunya bisa lebih personal.

6. Optimasi website dengan SEO

Salah satu digital channel yang punya pengaruh penting pada pemasaran digital adalah website. Digital marketing memiliki tugas untuk mengoptimalkan website perusahaan agar menarik pengunjung untuk melakukan pembelian, pendaftara, mengisi form dan sebagainya. Salah satu strategy digital marketing yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan SEO (Search Engine Optimization). Keahlian di bidang SEO ini harus dimiliki oleh digital marketing.

7. Menjalankan strategi SEM dan iklan secara online

Jobdesk digital marketing bukan hanya memaksimalkan media sosial dan website saja, tapi juga berkaitan dengan penayangan iklan online, yaitu melalui Search Engine Marketing (SEM), Facebook Ads, Instagram Ads dan lainnya. Dengan beriklan secara online, ini akan menghasilkan penjualan yang lebih baik dan pastinya akan menyasar target dengan lebih tepat.

Untuk masuk ke dalam jenis pekerjaan digital marketing, maka pastikan bahwa Anda memahami dan menguasai betul keahlian mengelola media sosial, Ads di setiap platform, menulis, website, dan SEO (Search Engine Optimization). Ini adalah beberapa hal penting yang harus dikuasai karena pekerjaan ini tentunya akan berkutat dengan segala hal yang berhubungan dengan platform online.

Anda pun juga harus pandai dalam menganalisis, mengenai segala hal yang sedang trend saat ini, strategi pesaing dan apa yang diharapkan audiens dari suatu produk atau layanan tertentu. Dengan begitu, perusahaan pun akan jadi lebih dikenal dan tentunya penjualan produk atau layanan pun akan tinggi.